Anggaran Rp. 33, 9 M Untuk Pelaksanaan Pilkades di 165 Desa di Tahun 2025 di Batalkan

Pemerintahan316 Dilihat
banner 468x60

 

Subang, BOMEN NEWS.com –

banner 336x280

Pemerintah Kabupaten Subang awalnya telah merencanakan akan memundurkan waktu pelaksanaan Pilkades Serentak di 165 Kepala Desa yang habis masa jabatannya di akhir 2024.

Sehubungan di tahun 2024 bersamaan dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ( Bupati) maka pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak di undur ke Tahun 2025.

Hal tersebut di sampaikan oleh PJ. Bupati Subang, Dr. Drs. Imran usai memimpin rapat briefing Staf di ruangan rapat Bupati (1) Senin (13 Mei 2024).

Di undurnya pelaksanaan Pilkades serentak karena berbarengan pelaksanaan pilkada di sangat tidak mungkin terjadi kegiatan yang tumpang tindih.

Jika ingin jelas Secara teknisnya silahkan tanya ke Pemdes,” ujar PJ. Bupati Subang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dadan Dwiyana, A.P., M.Si. Saat di konfirmasi di Kantornya Jln. Darmodihardjo No. 3 Sukamelang, Ia menyampaikan, Awalnya Pemdes, telah mengusulkan Anggaran untuk, pelaksanaan Pilkades di tahun Anggaran 2025 sebesar kurang lebih Rp. 30 M.

Karena ada 165 Kepala Desa yang habis masa jabatan di tahun 2024, maka pelaksanaan Pilkades di 165 Desa yang seharusnya di gelar di tahun 2024 maka di undur satu tahun akan di gelar Pilkades serentak di tahun 2025.

Alasannya pada saat itu karena bulan November 2024 di laksanakan Pilkada Subang dan sangat tidak mungkin pelaksanaan Pilkades serentak di 165 Desa di gelar.

Apalagi sekarang Hasil Rapat Paripurna DPR RI ke-14 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 menyetujui Revisi Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjadi undang-undang.

Salah satu perubahan penting yang di setujui adalah ketentuan Pasal 39 terkait masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun. Dan dapat di pilih paling banyak dua kali masa jabatan, yang semula 6 tahun dengan maksimal tiga periode.

Pilkades Serentak di 165 Desa di tahun 2024,-2025 Batal di gelar karena di Perpanjang Jabatannya 2 Tahun menjadi 8 Tahun.

Secara otomatis, usulan anggaran Rp. 30 lebih tidak jadi, dan di pastikan di alihkan untuk keperluan lain.” Ucapnya Kadis Pemdes. (H. Ade Bom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *