Pancasila Mampu Menampung Semua Elemen Bangsa

Legislative50 Dilihat
banner 468x60

Hanya sistem Demokrasi Pancasila yang memiliki Lembaga Tertinggi yang mampu menampung semua elemen bangsa sebagai bagian dari penjelmaan rakyat. Itulah konsepsi sistem bernegara kita yang tertuang di dalam Naskah Asli Undang-Undang Dasar 1945.

Esensi dari Pancasila dengan sebuah Sistem Demokrasi Tersendiri, atau khas Indonesia itu adalah sarana yang mampu menjalankan sistem demokrasi di sebuah negara yang memiliki konfigurasi sosial, budaya, ekonomi dan geografis yang amat kompleks.

banner 336x280

Dalam Demokrasi Pancasila terdapat wakil-wakil yang di pilih melalui Pemilu dan utusan-utusan yang di utus untuk berada di MPR. Wakil-wakil yang di pilih adalah peserta Pemilu. Sedangkan wakil-wakil yang di utus adalah mereka yang di usung dan di beri amanat oleh kelompok mereka.

Dengan demikian, Lembaga Tertinggi Negara itu berisi anggota DPR yang di pilih dan Utusan Daerah serta Utusan Golongan yang di utus.

Oleh karena itu, sebagai tawaran penyempurnaan Undang-Undang Dasar naskah asli melalui amandemen dengan teknik adendum, saya mengusulkan agar DPR tidak hanya diisi oleh Peserta Pemilu dari Unsur Partai Politik saja, tetapi juga di isi oleh Peserta Pemilu dari Unsur Perseorangan.

Nantinya, anggota DPD yang juga di pilih melalui Pemilu dari Unsur Perseorangan berpindah menjadi satu kamar di DPR RI. Karena pada hakikatnya mereka sama-sama di pilih melalui Pemilu Legislatif.

Setidaknya ada tiga dampak positif dengan adanya anggota DPR RI peserta Pemilu dari Unsur Perseorangan. Pertama, memperkuat mekanisme check and balances terhadap eksekutif. Kedua, mencegah koalisi besar partai politik dengan pemerintah yang merugikan kepentingan rakyat. Ketiga, sebagai penyeimbang dan penentu dalam pengambilan keputusan-keputusan penting di DPR RI.

Dengan begitu, keputusan yang di ambil oleh DPR RI tak hanya di kendalikan oleh ketua umum partai politik saja, karena anggota DPR RI dari Unsur Perseorangan tidak mempunyai ketua umum.

Sedangkan Utusan Daerah dan Utusan Golongan harus di beri hak untuk memberikan pertimbangan yang wajib di terima oleh DPR RI dalam penyusunan Undang-Undang. Hal itu sekaligus sebagai penguatan fungsi Public Meaningful Participation.

(Wawan)

@pasca_unair
#LaNyalla #dpdri

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *