Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan LPG 3 Kg Bersubsidi

Uncategorized197 Dilihat
banner 468x60

 

Subang, BOMEN News.com –

banner 336x280

Sat Reskrim Polres Subang dalam waktu Singkat. Telah berhasil menangkap dan menahan tersangka RHD atas terjadinya kebakaran dan juga Ledakan Gudang LPG pada 27 April 2023. Di daerah Simpang Kecamatan Cipunagara Subang Jawa Barat.

Kapolres Subang AKBP. Sumarni,S I. k.SH, MH. Di dampingi Kasat Reskrim AKP. MOH. Ade Rizki Fitriawan,S.I.K.,MA.C.P
.H.R, di halaman Mapolres Subang, mengungkapkan” kebakaran dan ledakan tersebut di awali dengan terjadinya kebocoran GAS. Pada saat tersangka bersama beberapa pegawainya melakukan penyuntikan LPG dari Tabung ukuran 3 Kg ( Subsidi) kedalam Tabung ukuran 12 kg.  Ketika salah satu pegawainya menyalakan Kompor gas yang berada di area Gudang untuk menanak Air guna menyeduh Kopi. Seketika Api pada Kompor menyambar ke area penyuntikan LPG di maksud.

Tersangka RHD melakukan penyuntikan LPG sejak bulan Januari 2023 di lakukan dua hingga sampai tiga kali setiap Minggunya. Bahkan dalam setiap kegiatan berhasil memproduksi 30-40 tabung LPG 12 Kg.

LPG 3 kg ( Subsidi) yang di gunakan dalam Produksi di dapat oleh tersangka atas penyisihan kuota DO pangkalan yang di milikinya. Sebagian di jual ke masyarakat sesuai ketentuan sebagian di kumpulkan untuk di suntik.

Tujuan tersangka melakukan penyuntikan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Di mana dalam sekali kegiatan tersangka RDH mendapat keuntungan bersih Rp.5000.000., atau sekitar Rp.180.000.000 dalam 3 Bulan terakhir ini.

Dalam peristiwa Kebakaran tersebut Kata Mantan Kapolres Sukabumi Kota tersebut. Terdapat 5 orang pegawai Pangkalan menjadi Korban luka bakar 1 luka Ringan, 2 Luka berat dan di rawat di RS, serta 2 orang luka berat di rawat kemudian meninggal dunia dalam Perawatan di RS.

Di katakan AKBP Sumarni, selain menangkap dan menahan tersangka, penyidik Polres Subang berhasil mengamankan barang bukti berupa ratusan Tabung LPG. Ukuran 3 kg dan LPG ukuran 12 kg yang telah hangus terbakar dan yang masih utuh. Juga puluhan alat Suntik LPG yang telah hangus terbakar dan Kendaraan operasional, Kompor Gas, juga Timbangan.

Atas perbuatan tersebut tersangka RDH di kenakan Pasal 55 Undang- Undang Minyak dan Gas fan atau Pasalm187 dan Pasal 188 KUHP Pidana dengan ancaman Pidana penjara 5 Tahun sampai dengan Ancaman Seumur hidup. ( H.Ade.Bom)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *