Dilepas Ganjar di Stasiun Pasar Senen, 1.888 Warga Jateng Bisa Mudik Gratis Naik Kereta

Mudik48 Dilihat
banner 468x60

 

JAKARTA, BOMEN News.com –

banner 336x280

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (18/2) pagi buta. Di sana sudah ada ratusan orang yang datang, membawa barang bawaan dan keluarga. Wajah mereka tampak penuh keceriaan dan semangat.

Ya, mereka adalah ratusan warga Jateng yang merantau di Jakarta dan sekitarnya. Pagi ini, mereka akan mudik menggunakan kereta api secara gratis, dengan fasilitas Pemprov Jateng. Dan, Ganjar sendiri lah yang akan melepas keberangkatan mereka menuju kampung halaman tercinta.

Ganjar pun tak ingin momentum keberangkatan mudik nan bahagia tersebut berjalan biasa saja. Usai menyapa para penumpang dan membagikan mainan pada anak-anak, Ganjar langsung berdandan ala petugas KA.

Dia mengenakan topi khusus dan memegang lampu isyarat kereta api. Setelah mendapat kode dari petugas, Ganjar menghidupkan lampu berwarna hijau itu dan kereta api langsung berjalan.

Kloter pertama mudik gratis kereta api pada pukul 04.30 WIB. Sekitar 800 pemudik berangkat menggunakan KA Kutojaya Utara.

Peserta mudik gratis itu tak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka, karena bisa pulang ke kampung halaman. Tanpa bantuan daro Ganjar dan Pemprov Jateng ini, mereka tentu merasa berat bahkan tak mampu untuk mengeluarkan biaya untuk mudik, yang tentu tak sedikit.

“Wah senang sekali, mudik gratis ini sangat membantu kami. Ini berkat Pak Ganjar. Apalagi kami di antar langsung sama beliau. Terimakasih Pak Ganjar atas mudik gratis dan perhatiannya pada kami,” kata Horison,51, pemudik asal Banyumas.

Horison mengatakan, tiket mudik Lebaran tiap tahun selalu naik. Tahun ini saja, tiket kereta api bisa mencapai Rp 350.000. Jumlah itu lumayan besar untuk Horison yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek.

“Jelas sulit kalau mengandalkan uang hasil ngojek buat mudik. Makanya kami sangat bersyukur dengan adanya program mudik gratis ini. Mudah-mudahan tiap tahun selalu ada,” ucapnya.

Hal senada di sampaikan Fitri, 40, pemudik asal Purworejo. Menurut Fitri, dia tidak mungkin bisa mudik Lebaran bersama keluarga jika tidak ada mudik gratis.

“Alhamdulillah bisa mudik bareng sekeluarga. Gratis lagi. Terimakasih Pak Ganjar. Ini sangat membantu kami. Mudah-mudahan Pak Ganjar selalu sehat dan sukses supaya mudik gratis seperti ini bisa tetap berjalan,” ucapnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo juga tak kalah bahagia melihat antusias warga Jateng mengikuti program mudik gratis menggunakan kereta api. Menurutnya, hal itu bisa mengurai kemacetan di jalanan dan lebih nyaman.

“Kita senang melihat masyarakat antusias mengikuti mudik gratis ini. Mereka saya lihat bahagia karena bisa segera bertemu keluarga dan berlebaran di kampung halaman,” ucapnya.

Mudik gratis dengan kereta api ini, lanjut Ganjar, cukup di minati. Sebab selain lebih cepat, mudik dengan moda transportasi ini juga di kenal lebih nyaman.

Selain kereta api, Ganjar juga telah memberangkatkan pemudik menggunakan bus. Selain warga Jateng di Jabodetabek, tahun ini Ganjar juga membuat program mudik gratis untuk warga Jateng yang tinggal di Medan, Sumatera Selatan, Lampung, dan Jawa Barat.

“Ada juga yang menggunakan kapal laut. Kemarin ada dua, bantuan dari Pelni dan TNI. Selain itu, pasti juga ada yang mudik pakai kendaraan pribadi. Kami tetap pantau dan siapkan semuanya agar mudik tahun ini lancar,” pungkasnya.

Ada tiga rangkaian kereta api yang di gunakan Pemprov Jateng untuk mengangkut 1.888 pemudik gratis tahun ini. Yakni kereta api Kutojaya Utara yang melayani rute Jakarta-Kutoarjo, KA Jaka Tingkir melayani pemudik rute Jakarta-Solo dan KA Menoreh yang melayani rute Jakarta-Semarang. Semua rangkaian kereta di berangkatkan hari ini.

(Burhan)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *